Kisah orang sukses berkat Internet Sehat

Posted: April 10, 2011 in Uncategorized

Banyak orang sukses dari internet karena mereka menerapkan internet sehat (memanfaatkan internet dengan baik), seperti Pierre Omidyar (41), pendiri eBay, situs perdagangan online terbesar yang beralamat di http://www.eBay.com, dan Mark Zuckerberg, pendiri facebook, situs jejaring sosial

Bagaimana cara Pierre Omidyar, dan Mark Zuckerberg bisa sukses seperti sekarang? Apa rahasianya? Yuk kita lihat jejak mereka

Pierre Omidyar

=================================================

Biografi

Pierre Omidyar, pria kelahiran Paris, Prancis, 21 Juni 1967. Meski lahir di Prancis, Omidyar sebenarnya berdarah Iran. Ia sejak kecil sudah memperlihatkan minat dan kemampuannya dalam pemrograman komputer. Kemampuannya terhadap program komputer tak hanya ia asah di sekolah, tetapi juga di luar sekolah. Ia secara sukarela membantu perpustakaan di sekolah menengah tempatnya belajar untuk menyusun katalog online. Rupanya, dari projek sukarela inilah karier cemerlang Omidyar berawal karena dari sana ia memiliki banyak pengalaman berharga dan memuluskan jalannya untuk benar-benar menjadi seorang ahli pemrograman komputer.

Pada tahun 1988, Omidyar lulus kuliah dari Universitas Tufts de

ngan gelar B.S. (Bachelor of Science) di bidang ilmu komputer. Pada tahun 1991, kariernya mulai terlihat ketika ia bergabung dengan perusahaan Claris, sebuah anak perusahaan Apple Computer. Di sana ia menjabat sebagai consumer software engineer. Kemudian tahun 1994, ia mendirikan Inc. Development Corporation, yang selanjutnya mengalami perkembangan dan diberi nama eShop. Pada saat itu, eShop adalah pemimpin teknologi perangkat lunak (software) perdagangan berbasis internet. Pada tahun 1996, diakuisisi oleh Microsoft.
Sejarah Ebay

Awal mula berdirinya eBay, sebenarnya tercipta karena niat Omidyar membantu seorang teman dekat untuk mendapatkan pembeli bagi produk yang dijualnya di internet. Ternyata, dari sekadar iseng membantu teman, menjadi ide bisnis yang brilian. Walaupun awalnya peluncuran bisnis eBay merupakan uji coba terhadap bisnis yang berbasis internet yang saat itu belum ada di dunia maya, ternyata malah me

 

mbawa keuntungan yang lebih banyak bagi Omidyar.

Mark Zuckerberg

=================================================

Mark Elliot Zuckerberg lahir di kawasan bernama Dobbs Ferry, Westchester County, kota New York.Anak dari Edward dan Karen Zuckerberg. Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara dari orang tua pasangan dokter gigi – ­psikiater. Sejak kecil Zuckerberg suka mengu­tak-atik komputer, menco

ba berbagai program komputer dan belajar membuatnya.

Pada saat melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi, Zuckerberg masuk Harvard. Di Harvard inilah Zuckerberg menemukan ide membuat buku direktori mahasiswa online karena universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka. Namun setiap kali ia menawarkan diri membuat direktori itu, Harvard menolaknya. “Mereka mengatakan punya alasan untuk tidak mengumpulkan informasi (mahasiswa) ini,” ujar Zuckerberg kemudian.

Meski ditolak ia selalu mencari cara untuk mewujudkannya. “Saya ingin menunjukkan kalau hal itu bisa dilakukan,” lanjutnya soal kengototannya membuat direktori itu.Proyek pertamanya adalah CourseMatch http://www.coursematch.com) yang memungkinkan teman-teman sekelasnya berkomunikasi satu sama lain di website tersebut. Suatu malam di tahun kedua ia kuliah di Harvard, Zuckerberg menyabot data mahasiswa Harvard dan memasukkannya ke dalam website yang ia buat bernama Facemash. Pihak Harvard mengetahuinya dan sambungan internet pun diputus. Zuckerberg diperkarakan karena dianggap mencuri data. Anak muda berambut keriting ini pun meminta maaf kepada rekan-rekan yang fotonya masuk di Facemas

h. Tetapi ia tak menyesali tinda­kannya. “Saya kira informasi seperti itu harus tersedia (online/dapat diakses di internet),” ujamya.

Alih-alih kapok ia malah membuat website baru dengan nama Facebook http://www.thefacebook.com). Website ini ia luncurkan pada Februari 2004. Facebook merupakan penyempurnaan dari Facemash. Sasarannya tetap sebagai tempat pertemuan sesama mahasiswa Harvard. Dalam penjelasan di website-nya sekarang disebutkan bahwa Facebook adalah suatu alat sosial untuk membantu orang berko­munikasi lebih efisien dengan rekan, keluarga, atau rekan kerjanya. Facebook menawarkan navigasi yang mudah bagi para penggunanya. Setiap pemilik account punya ruang untuk memajang fotonya, teman-temannya, network, dan melakukan hal lainnya seperti bisa berkirim pesan dan lain sebagainya.

Banyaknya aplikasi yang bisa digunakan oleh anggotanya membuat Facebook digan­drungi banyak orang. Penyertaan banyak aplikasi ini membuat Facebook berbeda dengan website jejaring sosial terdahulu seperti MySpace. Lalu orang berbondong-bondong mengunjungi website­nya dan mendaftar jadi anggotanya. Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh mahasiswa Harvard sudah memiliki account di Facebook. Ternyata tak hanya mahasiswa Harvard yang tertarik, beberapa kampus di sekitar Harvard pun meminta dimasukkan dalam jejaring Facebook. Ini membuat Zuckerberg kewalahan. Ia lalu meminta bantuan dua temannya untuk ikut mengem­bangkan Facebook. Dalam tempo empat bulan Facebook sudah bisa menjaring 30 kampus. Hingga akhir 2004 jumlah pengguna Facebook sudah mencapai satu juta.

Pengguna Facebook terus meningkat. Malah ada sejumlah orang yang tak lagi jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin bergabung. Tingginya desakan ini membuat Zuckerberg dan kawan-kawan memutuskan Facebook membuka jaringan untuk para siswa sekolah menengah (di sini SMU) pada Sep­tember 2005. Tak lama kemudian mereka juga membuka jejaring para pekerja kantoran. Kesibukan yang luar biasa ini membuat Zuckerberg harus memutuskan keluar dari Harvard. “Apa yang saya inginkan sudah ada di tan

gan. Saya tidak ingin punya ijazah kemudian bekerja. Menurut saya, pekerjaan hanyalah untuk orang-orang yang lemah,” ujarnya pada Majalah Current.
Zuckerberg dan kawan-kawan kemudian mengembangkan Facebook lebih jauh lagi. Pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk jejaring umum dengan syarat memiliki email. Sejak itulah jumlah anggota Facebook melesat.

Saat ini jumlah anggota aktifnya mencapai 70 juta di seluruh dunia. Jejaring yang dihim­punnya mencapai enam juta jaringan (ke­lompok pertemanan) meliputi 55.000 jaringan berdasarkan demografi, pekerjaan, sekolah, kolegial, dan sebagainya. Setiap harinya ada 14 juta foto di-upload (dimasukkan ke Facebook). Dan dalam hal jumlah trafik pengakses Facebook menjadi website teraktif ke-6 di dunia dan menjadi website jejaring sosial kedua terbesar versi camScore.

Ternyata, hanya dengan modal internet sehat (memanfaatkan internet dengan baik) dan tekad yang bulat, Pierre Omidyar, dan Mark Zuckerberg bisa sukses sekarang, tentunya ini merupakan hal yang mudah bagi kita untuk melakukannya juga. Semoga cerita kesuksesan Pierre dan Mark bisa menunjukkan kepada kita betapa besar manfaat yang kita peroleh dengan internet sehat, dan menginspirasi kita agar selalu berinternet dengan sehat.

Internet sehat? Bikin kita Hebat! Be Safe Be Perfect

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s